Selasa, 15 Februari 2011

Perekonomian Pada Masa Kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono

Di masa kepemimpinan Presiden Susilo hingga sekarang, perkembangan perekonomian Indonesia cukup signifikan yaitu pertumbuhannya 6,1% per tahun, hal itu disebabkan karena pemerintahan presiden susilo membuat suatu kebijkan kontroversial yaitu dengan mengurangi subsidi BBM dengan kata lain pemerintah menaikkan harga BBM. Anggaran subsidi BBM dialihkan ke subsidi sektor pendidikan dan kesehatan, serta bidang-bidang yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan kontroversial pertama itu menimbulkan kebijakan kontroversial kedua, yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin. Kebanyakan BLT tidak sampai ke tangan yang berhak, dan pembagiannya menimbulkan berbagai masalah sosial.
Kebijakan yang ditempuh untuk meningkatkan pendapatan perkapita adalah mengandalkan pembangunan infrastruktur massal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengundang investor asing dengan janji memperbaiki iklim investasi. Salah satunya adalah diadakannya Indonesian Infrastructure Summit pada bulan November 2006 lalu, yang mempertemukan para investor dengan kepala-kepala daerah.

Pada tahun 2008, disaat amerika serikat mengalami resesi akibat kredit macet, perekonomian Indonesia tidak mengalami imbas yang besar, itu disebabkan tingginya pertumbuhan ekonomi dua negara yaitu China dan India. Hal itu didasarkan oleh beberapa indikasi yaitu, hubungan dagang Indonesia dengan negara-negara regional semakin meningkat, meskipun hubungan dagang dengan Amerika mengalami penurunan. Selain itu, yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional didominasi oleh konsumsi dan ekspor yang dibantu oleh membaiknya investasi swasta. Saat ini Indonesia juga dipercaya sebagai anggota G-20, dunia barat menilai bahwa Indonesia dapat memberikan dampak yang positif bagi perekonomian dunia.

Dalam masa pemerintahan SBY, kondisi perekonomian di Indonesia semakin membaik terutama hutang pada luar negeri. Pajak pun semakin digalakan, dengan tujuan membangun Indonesia lebih baik lagi. Mata uang dolar sekarang juga mulai turun, itu berarti dalam masa pemerintah SBY kita dapat merasakan perbaikan perekonomian Indonesia di mata dunia semakin membaik.

Pada masa pemilihan SBY, ia berjanji akan memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Sekarang itu juga mulai dirasakan, KKN yang di janjikan akan diberantas mulai menunjukan kenyataannya. Dari situ juga kita dapat merasakan ekonomi yang dijalankan mengalami perbaikan.

Penggalakan BOS membantu para siswa untuk merasakan duduk dibangku sekolah. Banyak anak tidak mampu yang telah terbantu oleh dana BOS. Ini juga salah satu perbaikan perekonomian dimasa mendatang. Karena jika anak-anak mengenyam pendidikan, bukan hal yang mustahil dimasa yang akan datang Indonesia mengalami perbaikan perekonomian yang sangat baik.


Sumber Referensi : http://indahfeb.wordpress.com/2011/02/20/perekonomian-indonesia/

Kamis, 06 Januari 2011

Fungsi - Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.
Berikut adl lima fungsi manajemen yg paling penting menurut Handoko (2000:21) yg berasal dari klasifikasi paling awal dari fungsi-fungsi manajerial menurut Henri Fayol yaitu:
Planning
Planning atau perencanaan merupakan pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi kebijaksanaan proyek program prosedur metode sistem anggaran dan standar yg dibutuhkan utk mencapai tujuan.
Organizing
Organizing atau pengorganisasian ini meliputi:
  1. Penentuan sumber daya-sumber daya dan kegiatan-kegiatan yg dibutuhkan utk mencapai tujuan organisasi.
  2. Perancangan dan pengembangan suatu organisasi atau kelompok kerja yg akan dapat membawa hal-hal tersebut ke arah tujuan.
  3. Penugasan tanggung jawab tertentu
  4. Pendelegasian wewenang yg diperlukan kepada individu-individu utk melaksanakan tugasnya.
Staffing
Staffing atau penyusunan personalia adl penarikan (recruitment) latihan dan pengembangan serta penempatan dan pemberian orientasi pada karyawan dalam lingkungan kerja yg menguntungkan dan produktif.
Leading
Leading atau fungsi pengarahan adl bagaimana membuat atau mendapatkan para karyawan melakukan apa yg diinginkan dan harus mereka lakukan.
Controlling
Controlling atau pengawasan adl penemuan dan penerapan cara dan alat utk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dgn yg telah ditetapkan.
Daft (2003:6) membagi manajemen menjadi empat fungsi saja berikut penjelasannya:
  1. Planning merupakan fungsi manajemen yg berkenaan dgn pendefinisian sasaran utk kinerja organisasi di masa depan dan utk memutuskan tugas-tugas dan sumber daya-sumber daya yg digunakan yg dibutuhkan utk mencapai sasaran tersebut.
  2. Organizing merupakan fungsi manajemen yg berkenaan dgn penugasan mengelompokkan tugas-tugas ke dalam departemen-departemen dan mengalokasikan sumber daya ke departemen.
  3. Leading fungsi manajemen yg berkenaan dgn bagaimana menggunakan pengaruh utk memotivasi karyawan dalam mencapai sasaran organisasi.
  4. Controlling fungsi manajemen yg berkenaan dgn pengawasan terhadap aktivitas karyawan menjaga organisasi agar tetap berada pada jalur yg sesuai dgn sasaran dan melakukan koreksi apabila diperlukan. 

 Sumber Referensi : http://blog.re.or.id/fungsi-fungsi-manajemen.htm